Listrik untuk Kehidupan

Teknologi tidak akan berkembang jika tak ada Listrik

Listrik adalah Harapan

Ada Cahaya di dalamnya

SIMPLE

Berawal dari Kesederhanaan

ELECTRIC

Symbol dari Technology

November 8, 2013

DOWNLOAD

Dunia Pendidikan 

Model of Teaching Fifth Edition, Bruce Joice-Marshaweil



Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK 
Download Instrumen Verifikasi Ujian Praktik Kejuruan TITL Tahun 2013-2014
Download Kisi-kisi Ujian Praktik Kejuruan TITL Tahun 2013-2014
Download Kisi-kisi UJian Teori Kejuruan TITL Tahun 2013-2014
Download Soal Ujian Kompetensi Kejuruan Praktik Semua Jurusan SMK Tahun 2013-2014
Download POS UN Tahun 2014
Download Revisi POS UN Tahun 2014
Download Kurikulum 2013 Teknik Instalasi Tenaga Listrik
Download Modul modul Teknik Ketenagalistrikan
Download Software Simulasi Kendali Elektromagnetik
Download Soal soal Uji Teori Kompetensi Keahlian
Download Buku Teknik Listrik Kurikulum 2013

October 28, 2013

RESISTOR



Kode Warna Resistor
Resistor disebut juga dengan tahanan atau hambatan, berfungsi untuk menghambat arus listrik yang melewatinya. Satuan dari resistor adalah ohm. Resistor diberi lambang huruf R, sedangkan gambar simbolnya dari rangkaian listrik adalah :



Simbol Resistor

Kode warna pada resistor menyatakan harga resistansi dan toleransinya. Semakin kecil harga toleransi suatu resistor adalah semakin baik, karena harga sebenarnya adalah harga yang tertera ± harga toleransinya. Misalnya suatu resistor harga yang tertera = 100 Ω mempunyai toleransi 5%, maka harga sebenarnya adalah: Harga resistor = 100 – (5% x 100) s/d 100 + (5% x 100) = 95 Ω s/d 105 Ω. Terdapat resistor yang mempunyai 4 gelang warna dan 5 gelang warna seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :

Resistor 4 gelang Resistor 5 gelang

Tabel Warna Resistor 4 gelang


Tabel Warna Resistor 5 gelang


Mengukur Nilai Resistor dengan Multimeter
Multimeter adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai AVO (Ampere/Volt/Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amper-meter). Ada dua kategori multimeter: multimeter digital atau DMM (digital multi-meter) (untuk yang baru dan lebih akurat hasil pengukurannya), dan multimeter analog. Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC. Sebagai penunjuk besaran, avometer ada yang menggunakan jarum dan ada yang menggunakan display angka. Alat ini dilengkapi dengan dua kabel penyidik yang berwarna masing-masing merah dan hitam. Untuk dapat bekerja, avometer memerlukan sumber listrik berupa battery. Dalam penyimpanan yang cukup lama, battery ini harus dilepaskan. Umumya pada avometer terdapat tombol-tombol sebagai berikut ini.


Kabel Penyidik
Kabel MERAH dipasang pada lubang PLUS dan kabel hitam dipasang pada lubang MINUS atau COMMON. Pada penggunaan alat ini perlu selalu diperhatikan pemilihan jangkah yang tepat. Kesalahan pemilihan jangkah dapat mengakibatkan kerusakan avometer misalnya pengukuran voltage dengan jangkah pada OHM, maka akibatnya akan fatal. Bila besaran yang diukur tidak dapat diperkirakan sebelumnya, harus dibiasakan memilih jangkah tertinggi. Setiap selesai pengukuran, dibiasakan meletakkan jangkah pada posisi OFF atau VDC angka tertinggi.
Adapun gambar posisi Multimeter/AVO meter dalam pengukuran Resistor adalah sebagai berikut :



Saklar Jangkah : digunakan untuk memilih jenis besaran yang diukur dan jangkah pengukuran.
Sekerup Kontrol NOL : Sebelum pengukuran, jarum harus menunjukkan tepat angka NOL, bila tidak sekerup kontrol NOL diatur ulang.
Tombol NOL : Setiap pengukuran resistansi, tombol NOL diatur sehingga jarum menjukkan tepat pada angka NOL.
Untuk mengetahui nilai resistansi resistor dengan menggunakan kode warna dapat  menggunakan software dibawah ini :
 
      Simulasi Pembacaan Resistor 4 Gelang
      Simulasi Pembacaan Resistor 5 Gelang
      Soal Latihan Pembacaan Resistor 4 Warna
      Soal Latihan Pembacaan Resistor 5 Gelang
      Soal Esai Melakukan Pembacaan dan Pengukuran Resistor